AIRSUGIHAN—Sumeks
Minggu,-
Penyakit
Kaki Gajah atau filariasis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing
filaria yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk. Penyakit ini bersifat
menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan, dapat menimbulkan cacat
menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin baik perempuan maupun
laki-laki. Penyakit ini cukup banyak ditemukan di Indonesia.
![]() |
Peserta penyuluhan pencegahan penyakit filariasis di kecamatan Airsugihan |
Hal
itu dikatakan Dr Mariana Romlah pada acara penyuluhan pencegahan penyakit
filariasis, Selasa (25/8/2015) di Puskesmas Kecamatan Airsugihan, Kabupaten
Ogan Komering Ilir (OKI). Hadir dalam acara tersebut Camat Airsugihan, Indra
Buana, S.sos, Pimpinan Puskesmas Jalur 27, Eti Lenitha Skm, para kepala desa
(kades), bidan desa (bides) dan para kader posyandu kecamatan Airsugihan.
‘’Pencegahan
filariasis bisa dilakukan dengan cara meminum obat secara rutin setahun sekali.
Sosialisai program pemberian obat penyegahan secara
massal ini akan dilaksanakan awal
bulan Oktober 2015,’’ kata Dr Mariana.
Di
kecamatan Airsugihan belum ditemukan kasus penyakit kaki gajah. Yang pernah
terjadi di kecamatan Tanjung Lubuk 3 kasus, Kecamatan Lempuing 2 kasus,
Kecamatan SP Padang 1 kasus, dan Kecamatan Pampangan 1 kasus.
Penyakit
ini ditularkan melalui nyamuk yang menghisap darah seseorang yang telah tertular
sebelumnya. Darah yang terinfeksi dan mengandung larva dan akan ditularkan ke
orang lain pada saat nyamuk yang terinfeksi menggigit atau menghipas darah
orang tersebut.
![]() | |||
Dr Mariana Romlah,Indra Buana, S.sos, |
Tidak
seperti Malaria dan Demam berdarah, Filariasis dapat ditularkan oleh 23 spesies
nyamuk dari genus Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes & Armigeres. Karena
inilah, Filariasis dapat menular dengan sangat cepat.
Gejala
Filariais Akut dapat berupa, demam berulang-ulang selama 3-5 hari, demam dapat
hilang bila istirahat dan muncul lagi setelah bekerja berat. Pembengkakan
kelenjar getah bening (tanpa ada luka) didaerah lipatan paha, ketiak
(lymphadenitis) yang tampak kemerahan, panas dan sakit. Radang saluran kelenjar
getah bening yang terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal kaki atau
pangkal lengan kearah ujung (retrograde lymphangitis
Adapun
cara untuk mencegah penyakit kaki gajah antara lain, membasmi penyebar penyakit
kaki gajah, dengan cara penyemprotan nyamuk di sekitar tempat tinggal kita. Gunakan
anti nyamuk seperti pemakaian obat nyamuk semprot, bakar, lotion anti nyamuk
dan sebagainya. Memakai kelambu pada saat tidur juga dapat mencegah gigitan
nyamuk. Menutup ventilasi rumah dengan kasa nyamuk. Membersihkan pekarangan dan
lingkungan di sekitar rumah. Mencegah berkembangkanya nyamuk, dengan cara
menguras penampungan air yang menjadi tempat berkembangkanya nyamuk. Dengan
melakukan hal-hal tersebut maka kita telah berusaha mengurangi resiko
terjangkitnya penyakit kaki gajah maupun penyakit-penyakit lain yang juga bisa
ditularkan oleh nyamuk. (*/je)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar