09 November 2008

Indonesia Demam Obama

Indonesia Demam Obama


Selain sebagai presiden Afro-Amerika pertama di Amerika Serikat, Barack Obama merupakan presiden AS pertama yang pernah tinggal di Jakarta. Karena itu, tidak berlebihan bila sebagian warga di ibu kota ikut merespons kemenangan senator dari Illinois tersebut.

Kedutaan Besar AS di Indonesia juga menggelar acara nonton bareng hasil pemilu tersebut. Sekitar 150 undangan yang terdiri atas warga Indonesia dan Amerika Serikat serta media menyaksikan langsung laporan pemilihan presiden AS 2008 via empat layar lebar. Mereka juga memantau peta electoral college di AS dan liputan televisi nasional.

Menurut Duta Besar AS Cameron R Hume, suasana meriah yang ditunjukkan dalam pemilu itu berasal dari proses demokrasi Amerika. “Pemilu presiden AS tahun ini telah menarik perhatian dunia, namun perhatian di Indonesia sungguh besar,” ujarnya dalam sambutan di acara Election Night 2008 yang digelar di Hotel Intercontinental, Jakarta, kemarin (5/11).

Selain itu, kata Hume, rakyat Indonesia sungguh-sungguh tertarik dengan proses politik di AS. “Mereka akan membandingkan dengan pemilu presiden dan parlemen di Indonesia tahun depan,” paparnya.

Setelah layar besar di electoral votes menunjukkan perolehan Obama mencapai 297 suara, yang memastikan langkahnya menuju Gedung Putih, Hume langsung naik ke panggung.

Dubes AS untuk Indonesia itu mengucapkan selamat atas kemenangan Obama. ”Saya ingin mengucapkan selamat kepada Senator Barack Obama dan saya juga apresiasi sedalam-dalamnya kepada Senator John McCain atas usahanya selama 18 bulan terakhir untuk memenangkan pemilu di AS,” lanjutnya.

Hume menambahkan, kemenangan Obama adalah sebuah proses demokrasi yang dilakukan pemerintah AS. ”Kami mohon hadirin yang hadir di ruangan dan di Jakarta bersorak untuk Obama,” kata Hume.

Tepuk tangan dan teriakan ”Hidup Obama” akhirnya bergemuruh. Ratusan balon merah, putih, dan biru sesuai warna bendera kebangsaan AS diturunkan dari panggung.

Keluar Dari Mitos

Keluar dari Mitos
Catatan Singkat Tentang Kemenangan OBAMA

Oleh : Muhammad Syamsuri Abdul Faqir Jalaluddin Ar-Rumy

Keluar dari mitos mungkin antara kata-kata yang tepat bagi menyambut kemenangan Obama menjadi Presiden Amerika. Selama ini dalam mitos mengatakan; seorang presiden US harus terdiri dari orang-orang white anglo-saxon Protestant. Ternyata Obama menang. Walaupun dia berasal dari kulit hitam yang bukan mayoritas.

Kemenangan Obama jelas disebabkan oleh karena rakyatnya ingin perubahan dalam banyak hal. Di podium Obama selalu tertulis CHANGE we need kami ingin perubahan. Perubahan itu ialah dari dasar luar US yang selama ini lebih suka menciptakan musuh daripada mencari sahabat dengan menjadi polisi dunianya. Perubahan tidak ingin lagi menjadi Negara yang paling dibenci didunia, perubahan terhadap dasar-dasar ekonomi yang sedang menghantui rakyat US. Perubahan untuk keluar dari monopoli “Dinasty”, dimana selama ini jabatan Presiden dimonopoli oleh golongan tertentu saja

Semoga kemenangan Obama ini membawa inspirasi bagi rakyat Indonesia agar tidak lagi terkungkung dalam tangkuk lama bagai katak dalam tempurung yang lebih mengutamakan suku dari kemampuan. Prinsip mencari pemimpin selama ini“walaupun bodoh mengacau abu asalkan orang saya…” tidak tepat lagi menjadi acuan dalam proses pemilihan pemimpin masa depan.

Selama ini saya adalah termasuk orang yang sangat menantang monopoli jabatan presiden RI dari suku tertentu saja. Ini kerana tidak sesuai dengan asas keadilan dan persamaan hak-hak (politik, social, ekonomi, budaya dan pembangunan) rakyat yang terdiri dari berbagai suku dan kaum, monopoli juga tidak sesuai dengan profesionalisme, Monopoli juga melanggar asas bahwa RI milik bersama rakyat bukan milik suku tertentu, dan 1001 alasan mengapa monopoli itu tidak sesuai lagi di abad ini.

Biarlah kita pertahankan perbedaan untuk akhirnya kita bersatu dalam membangun (mengakui dan menghargai perbedaan masing2) daripada kita paksakan persatuan, tetapi hakikatnya jiwa-jiwa kita terpisah, berdendam dan bermusuhan sampai tujuh keturunan.

Disaat monopoli nama-nama Jhon, Bush, Bill telah berganti menjadi Obama., maka semoga kita rakyat Indonesia tidak terlalu lama menunggu bergantinya monopoli nama-nama lama… dan dilantiknya presiden-presiden RI wajah baru yang bernama, Hasanuddin, Nasution, Chaniago, Teuku Cik, dll. yang keluar dari warna lama, karena Negara ini milik kita bersama!.

------------------------------------

Kuala Lumpur, 06/11/08

Semoga kita senantiasa mendapatkan rahmat dan HidayatNya.amin.

Wasalam...

email: afjar_21@yahoo.com

kontak 017-3312334

http://www.muhsyamsurie.blogspot.com

08 November 2008

Mengapa Bangsa Ini Tertinggal?

Mengapa Bangsa Ini Tertinggal?

Oleh : Muhammad Syamsuri Abdul Faqir Jalaluddin Ar-Rumy




Jaman dahulu sudah terkenal akan kearifan budaya dan keagungan corak budaya yang dihasilkannya. Contoh
yang paling gress berdiri dengan gagahnya Candi Brobudur. Ini menandakan bahwa bangsa ini sudah mengenal sejarah yang melebihi kemampuan Negara lain. Kenyataannya Negara ini tertinggal dari Singapura, Malaysia, Kanada, Australia, New Zealand yang nyata-nyatanya adalah Negara yang baru berdiri.
Memang tidak jaminan lamanya suatu Negara berdiri, ini bisa dibandingkan dengan Mesir dan India yang sudah
berabad-abad sejarahnya. Ditengah sumberdaya alam yang membanggakan juga tidak menjadi jaminan, Swiss yang tidak memiliki apa-apa justru menjadi pengekpor coklat yang terkenal dan berbagai produksi lainnya seperti Nestle yang terkenal itu. Jepang yang daratannya lebih banyak diisi pegunungan dan tidak bisa menjadi Negara pertanian malah bisa menjadi raksasa Industri yang mengimpor bahan mentah dan menjadikannya bernilai eksport tinggi. Nah apa yang menjadikannya seperti ini? Apa yang membuat banyak Negara seperti kita tertinggal diantara bejibunnya sumber daya alam.
Perbedaannya adalah pada sikap/perilaku masyarakatnya, yang telah dibentuk sepanjang tahun melalui kebudayaan dan pendidikan.
Berdasarkan analisis atas perilaku masyarakat di negara maju, ternyata bahwa mayoritas penduduknya sehari-harinya mengikuti/mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut.

Prinsip Dasar Kehidupan
1. Etika, sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kejujuran dan integritas
3. Bertanggung jawab
4. Hormat pada aturan & hukum masyarakat
5. Hormat pada hak orang/warga lain
6. Cinta pada pekerjaan
7. Berusaha keras untuk menabung & investasi
8. Mau bekerja keras
9. Tepat waktu

Bagaimana dengan prola piker dan prilaku masyarakat kita..?
Di negara terbelakang/miskin/ berkembang, hanya sebagian kecil masyarakatnya mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut. Kita bukan miskin (terbelakang) karena kurang sumber daya alam, atau karena alam yang kejam kepada kita.. Kita terbelakang/lemah/miskin karena perilaku kita yang kurang/tidak baik.. Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengajarkan prinsip dasar kehidupan yang akan memungkinkan masyarakat kita pantas membangun masyarakat, ekonomi, dan negara.
Sungguh sanggat ironis sekali, desa, negara dengan kesuburan tanah yang tidak dimiliki oleh Negara berkembang di dunia pun sekalian, masih ada yang kekurangan makan, masih ada yang putus sekolah kurangnya biaya, masih banyak pengangguran yang tidak dibudidayakan…

Salah siapa ini semua..?
Apa ini pertanda kekuasaan Allah untuk kita sadar dan inggat kepadaNya, ingat tujuan hidup, inggat dengan potensi yang kita sia-siakan..ingat..dan ingat…atas apa yang telah kita perbuat selama ini…
Sudah waktunya kita apa, dan apa yang harus kita lakukan untuk menuju perubahan sebelum terjadinya krisis global yang mendunia di sebabkan dari Negara adikuasa- AS.



-----------------------------------
Muhammad Syamsuri Abdul Faqir Jalaluddin Ar-Rumy
Email: afjar_21@yahoo.com
kontak : 017-3312334
http://www.muhsyamsurie.blogspot.com

Saatnya Anak Desa Diperlakukan Sama


Sudah Saatnya
Anak Desa
Diperlakukan Sama


Oleh : Muhammad Syamsuri Abdul Faqir Jalaluddin Ar-Rumy

Bidang pendidikan merupakan salah satu sumber prima bagi membangun kualitas sumber daya manusia di desa khusunya daerah Transmigrasi Air Sugihan OKI. Dengan terbangunnya pendidikan secara baik, maka kapabilitas orang Desa yang selama ini masih sangat minim atau terbatas ini akan maju sejajar dengan masyarakat kota di Negara Indonesia ini maupun di dunia internasional.
Jika upaya ini tidak ada dari pihak pemerintah yang terketuk hatinya untuk membangun sumber daya manusia jalur melalui pendidikan berarti kita akan terbelakang terus-menerus dan ujung-ujungnya "miskin diatas tanah sendiri" atau kita jadi penonton di negeri sendiri. Sudah saatnya anak desa menjadi pemain bukan lagi penonton.

Oleh sebab itu pendidikan harus menjadi prioritas utama dan atau paling prima dalam pembangunan di Pedesaan khususnya daerah Transmigrasi yang masih tertinggal. Apalagi saat ini pemerintah pusat sudah memberikan otonomi daerah kepada setiap daerah di Indonesia , sehingga untuk mengelola otonomi tersebut dibutuhkan kapabilitas sumber daya manusia yang mampu dan bertanggung jawab dalam merealisasikan segala potensi dan kendala yang ada di tanah Palembang itu sendiri.

Saya berharap supaya masalah pembangunan pendidikan di Tanah di Pedesaan, diperhatikan secara serius oleh Pemerintah Propinsi Palembang dan setiap Pemerintah Daerah Kabupaten di Palembang khususnya Kabupten OKI Kecamatan Air Sugihan. Salah satu fokus perhatian yang harus dilakukan pemerintah saat ini adalah: Membenahi Gedung dan prasarana sekolah serta melengkapi keperluan alat untuk komunikasi biar tidak tertinggal dengan masyarakat kota. Memperhatikan Guru-Guru Honorer & Guru Tetap SD maupun SMP, yang ada di daerah, sehingga mereka dapat berbakti selamanya dengan tulus dan ikhlas, karena itu semua akan terwujud bilamana terjadi keseimbangan antara kewajiban guru dan haknya. (perlu di inggat tenaga guru di desa tidaklah sama dengan tenaga guru di perkotaan) jauh mereka mau mengajar atas keterpanggilanya untuk berbakti bukan untuk menjadi PNS.

Mendukung penuh bagi anak yang berprestasi dalam studinya dengan cara memberikan bantuan/beasiswa kepada Siswa, kalau takut adanya manipulasi data dengan jalur tes. (harapannya dapat kembali dan membangun masyarakatnya. Bila perlu buat MOU dengan Universitas-Universitas maju di Indonesia maupun luar negri.

Setiap 3 bulan sekali, Dinas Pendidikan dan Pengajaran kunjungi sekolah- sekolah yang ada di pedalaman.(bukti perhatian pemerintah dan sekaligus evaluasi terhadap program kerja). Pemda kabupaten harus kerja sama dengan organisasi masyarakat (Tokoh Agama, Pemuda, adat dll), supaya jangan sampai guru-guru lari ke kota terus, sehingga tidak ada yang berminat untuk tinggal di desa. Karena bagaimanapun juga bahwa pendidikan selalu menjadi tolak ukur pembangunan dan perkembangan di zaman sekarang.

Mengapa Singapura negara kecil dan baru merdeka tetapi Indonesia belajar kepada Singapura? Mengapa Jepang menjadi Superpower di Asia Tenggara? Mengapa Amerika Serikat dengan inovasi-inovasi teknologi baru tidak tersaingi negara manapun? Mengapa dahulu Malaysia belajar ke Indonesia, tapi sekarang Malaysia jadi pusat peradaban Pendidikan di Aisa? Mengapa Israel yang negara kecil itu tetapi tidak terkalahkan oleh aliansi negara-negara Timur Tengah?
Jawabanya tidak ada lain adalah pendidikan yang memadai. Pendidikan mengasah otak manusia menjadi super. Pendidikan menciptakan inovasi-inovasi baru dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Memang benar bahwasanya pendidikan harus menjadi perioritas utama dalam pembangunan dan memberi fasilitas penunjang yang lebih canggih dan modern dengan guru-guru yang muda dengan pengetahuan dan ilmu yang banyak dengan inovasi-inovasi strategi dan proses pembelajaran dengan demikian manusia-manusia desa / jalur yang kreatif dan berkualitas.

Khusus untuk Sukamulya dan sekitarnya merupakan daerah terpencil yang terisolir oleh sebab itu tanggung jawab moral dari para pemerintah sangat penting untuk diperhatikan. Mari kita bangun desa dengan kekuatan kita, dari kita oleh kita dan untuk kita. (*)

----------------------------------------

Sekedar info, tanggal 9,10,11 Januari 2009 nanti akan di adakan Konfesyen Belia serumpun antara Malaysia dan Indonesia bertempat di Unversitas Malaya di bawah kepanitiaan PPIUM (Persatuan Pelajar Indonesia Universitas Malaya) kerjasama dengan pihak Universiti dengan ketua PPInya anak jalur. Mohon do’a restunya moga lancer. ingsyaAllah hasil konvensyen yang melibatkan Menpora dan seluruh BEM perguruan tinggi Malaysia dan Indoneisa (300 peserta).

------------------------------------
Syamsuri
email: afjar_21@yahoo.com
kontak : 017-3312334
http://www.muhsyamsurie.blogspot.com

07 November 2008

31 Oktober 2008

Ismed Pimpin OKI

Ismed Pimpin OKI

Pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Ir H Ishak Mekki MM-H Engga Dewata SSos (Ismed) dipastikan memimpin Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) lima tahun ke depan, 2008-2013. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) OKI menetapkan kandidat koalisi Partai Golkar, PDI Perjuangan, dan partai kecil lainnya dengan nomor urut 4, itu sebagai pemenang dalam Pemilukada 23 Oktober 2008, lalu.

Pleno KPUD mencatat Ismed meraih 49,79 persen atau 190.425 suara dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 486.026. Sedangkan, calon yang diusung oleh PAN-PKB, Iskandar SE-Kukuh Pudiyarto (Kandaku) mengumpulkan 41,93 persen (160.395 suara).

Posisi ketiga untuk pasangan nomor urut 1, Ir H Iskandar Maliki-Drs H Iskandar Aidi MM (Duo Iskandar) 7,03 persen (26.873 suara). Terakhir, calon independen nomor urut 3, Hendri Faisal-Rahma Dewi sebanyak 4.796 suara (1,25 persen).

Rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua KPUD OKI, Ir Haisen Hower MP dan anggota serta 18 ketua PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), itu hanya dihadiri perwakilan dua saksi, Ismed dan Kandaku. Sedangkan, saksi Duo Iskandar dan pasangan independen tidak hadir.

Ketidakhadiran saksi dua pasangan calon tersebut menyebabkan rapat molor. Jadwalnya mulai pukul 10.00 WIB, namun tertunda hingga 13.00 WIB. Rapat dengan agenda perhitungan ulang suara, itu diawali dengan pembacaan perolehan suara masing-masing kandidat oleh ketua PPK.

Pasangan Ismed sendiri seperti diberitakan, tetap menguasai 13 kecamatan. Sedangkan, basis Kandaku di lima kecamatan. Lumbung suara Ismed antara lain, Kayu Agung, Tulung Selapan, Pedamaran, Mesuji Raya, Lempuing Jaya, Teluk Gelam, Lempuing, Sungai Menang, dan Kecamatan Mesuji. Berikut di Kecamatan Mesuji Makmur, Tanjung Lubuk, Air Sugihan, dan Cengal.

Sedangkan keunggulan pasangan Kandaku di Pangkalan Lampam, Jejawi, SP Padang, Pampangan, dan Pedamaran Timur (lihat grafis). “Perhitungan suara Pemilukada OKI ini sudah sah. Bagi pasangan calon yang merasa keberatan dapat menyampaikan keberatannya secara tertulis ke pengadilan tinggi selama tiga hari,” tegas Kuasa Hukum KPUD OKI Alamsyah Hanafiah SH, usai rapat pleno. (38)

Cabup OKI Teken MoU

Cabup OKI Teken MoU

Calon Siap Menang, Siap Kalah

Pasangan calon bupati dan wakil bupati OKI (Ogan Komering Ilir) periode 2009-2014, kemarin, menandatangani nota kesepahaman (MoU) siap memang dan siap kalah. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan di Gedung Transa Trisna Mapolres OKI, Kayuagung.

Sayangnya, penandatanganan tersebut hanya dihadiri tiga pasangan, yakni pasangan incumbent Ir H Ishak Mekki MM-H Engga Dewata Zainal SSos dengan nomor urut 4, pasangan Iskandar SE-Kukuh Pudiyarto dengan nomor urut 2, dan pasangan independen Hendri Faishal SE-Rahma Dewi SE nomor urut 3. Sedangkan pasangan Ir H Iskandar Maliki MM – Drs H Iskandar Aidi MM tidak hadir karena ada keperluan keluarga.

Ditemui disela-sela MoU, Ketua KPU OKI Ir Haisen Hower MP mengatakan, tugas mereka saat ini sangat berat. Sebab, selain telah melaksanakan Pilkada Gubernur, juga menggelar Pilkada Bupati OKI dan terakhir Pemilu Legislatif.

“Namun sekarang tugas sudah agak ringan karena Pilkada Gubernur sudah selesai dan di OKI berlangsung tertib, amn dan lancar tidak ada hambatan yang berarti. Kita berharap pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati mendatang juga berlangsung aman dan tertib, sesuai kesepakatan hari ini (kemarin, red),’’ ujarnya.

Dikatakan Haisen, tahapan Pilkada Bupati saat ini sampai pada penyampaian daftar pemilih tetap (DPT) ke PPS, KPPS, PPL dan saksi calon selesai 26 September 2008, 27 september hingga 10 Oktober 2008 penyampaian kartu pemilih, tanggal 6 hingga 19 oktober kegiatan awal kampanye.

Menyinggung masalah logistik kata Haisen sebelum lebaran sudah diterima semua dan siap untuk didistribusikan ke 18 kecamatan dalam Kabupaten OKI.

Sementara Kapolres OKI AKBP Drs Yudhi Faizal SH MH juga berharap pada pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati OKI mendatang dapat berlangsung aman dan lancar sesuai dengan yang kita harapkan.

Kapolres berharap untuk mencapai Pilkada aman dan tertib meminta kepada setiap tim sukses pasangan untuk tetap mematuhi semua aturan yang telah ditentukan sesuai koridor hukum. Apabila ternyata ada yang malanggar petugas tidak segan-segan mengambil tindakan tegas,’’ Kapolres. (38/jpnn)

(Ditulis pada oleh rdar)